Kamis, 15 Mei 2014

Kenapa Orang Yahudi Rata-rata Pintar?

Tanpa bermaksud untuk menonjolkan apalagi mengidolakan orang Israel dan atau orang Yahudi, artikel ini ditulis untuk melihat “sisi lain” dari kebiasaan orang Yahudi yang mungkin informasi ini sangat berguna bagi kita untuk sekedar menambah wawasan, motivasi atau mungkin instropeksi diri. Informasi hasil ini hasil dari terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia) dari Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi.

Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar? Studi yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut:

Ternyata, bila seorang Yahudi hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli lebih banyak lagi buku tentang matematika, mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya.

Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan. Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever).

Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging, hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja.Yang istimewa lagi adalah, di Israel, merokok itu tabu! Mereka memiliki Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan.

Mereka juga harus pandai bahasa, minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris. Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah orang Yahudi. Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan.

Ternyata salah satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design “Levis” terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas “business and fashion“.Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari. Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk “fokus” dalam berpikir! Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia.

Di sini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa pangsa pasar mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, “research and development” khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada: Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat. hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”. Walaupun, kalau kita perhatikan , maka penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi! Tetapi yang merokok, bukan orang Yahudi.

Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel, bahwa nikotin hanya akan menghasilkan generasai yang “Bodoh” dan “Dungu”.

(pusatberitainformasipalestina & berbagaisumber)

Selasa, 06 Mei 2014

Pekan Kreatif Banda Aceh 2014 Sukses


Banda Aceh – Even Pekan Kreatif Banda Aceh 2014 yang bertemakan “Ta manyum tika, ta hareukat, ta bangun bansa” ini diselenggarakan atas kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh dengan berbagai pihak yang terkait industri kreatif, mulai dari praktisi pengusaha kreatif, akademisi, dan berbagai komunitas kreatif yang ada di Banda Aceh.

Acara yang berkonsep pameran produk ini dilaksanakan pada tanggal 1-4 Mei 2014 yang lalu dengan berpusat di Taman Putroe Phang. Puncak acara akan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei di Gedung ACC (Aceh Community Centre) Sultan II Selim.

Sebelumnya pada hari sabtu (05/04) bertempat di NA Coffe, Lampriet, panitia telah menyelenggarakan Soft Launching Pekan Kreatif Banda Aceh yang bertajuk “Banda Aceh Kreatif Berbagi” dan mendapat antusias besar oleh berbagai komunitas kreatif dan wirausaha muda di Banda Aceh, hal ini terlihat pada peserta yang memenuhi tempat duduk di lokasi soft launching tersebut.

Aiyub Bustamam selaku CEO Pekan Kreatif Banda Aceh 2014 memaparkan bahwa telah menyelenggarakan beberapa rangkaian acara untuk menyemarakkan Pekan Kreatif Banda Aceh 2014 tersebut. Terbukti dalam kegiatan tersebut banyak Pameran Produk dari sub sektor industri kreatif, kompetisi-kompetisi kreatif di antaranya arsitektur, desain, film video fotografi, kerajinan, kuliner, musik, mode, percetakan, periklanan, permainan interaktif, riset, pasar barang seni, pertunjukan, teknologi informasi, dan TV/Radio serta kegiatan-kegiatan lainnya yang telah dilaksanakan. Even ini nantinya akan ditutup dengan penyerahan Award Insan Kreatif  Madani pada pertengahan Mei 2014 mendatang.

“Atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus memberi dukungan terhadap kegiatan ataupun gerakan pemuda yang positif dalam membangun Kota Banda Aceh Kreatif.” Jelas Sayed Fauzan dari pihak Disbudpar Kota Banda Aceh.

Ia juga mengajak seluruh komunitas yang ada di Kota Banda Aceh untuk berpatisipasi dalam kegiatan ini, sehingga masyarakat luar semakin tertarik untuk hadir ke Banda Aceh. Serta dengan semakin kreatifnya masyarakat Kota Banda Aceh maka akan terus menunjang perekonomian.

*Informasi acara selengkapnya bisa didapat pada akun:
Twitter: @pekankreatifBNA
Facebook: Pekan Kreatif Banda Aceh 2014
Contact Official: 0852 6043 5585.

Salam semangat sinergi bersama untuk Aceh yang lebih baik.



Negeri Berjuta Mimpi

Selama ini mindsite kita telah didoktrin dengan asumsi bahwa Indonesia dikenal dengan negeri berjuta impian. Negeri yang terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah ruah, potret pemandangan alam yang indah, sifat keramah-tamahan yang tinggi, kebiasaan menyelesaikan masalah dengan musyawarah-mufakat, cinta akan kedamaian, selalu mencari rezeki yang halal, hidup sehat dengan fasilitas memadai, begitu juga dengan pendidikannya.

Saking melimpahnya sumber daya alam yang ada, sampai-sampai kita tak mampu lagi mengelolanya. Selain karena sumber daya manusianya yang kurang diisi dengan cukup ilmu, juga karena telah terbiasa didikte oleh negara adi kuasa, Amerika Serikat. Negeri kita ini sudah terlalu takut, tidak ada lagi keberanian untuk mengutarakan yang mana yang baik dan yang mana yang benar. Semua sudah terhalang dengan yang namanya uang, semua sudah ditutupi dengan ketakutan dan ketaatan terhadap negara induk.

Sifat ramah dan cinta damai seakan sudah tenggelam dengan seiring sering terjadinya konflik, perang saudara di mana-mana, keegoisan yang tinggi, tidak peka akan sesama dan penderitaan yang di alami oleh orang lain, entah kemana perginya sifat tenggang rasa itu.

Saya, dan kita semua tentunya berharap ini semua segera mengalami perubahan yang walaupun memang membutuhkan proses untuk sembuh dari penyakit-penyakit hati dan keterpurukan ini.

Ya, inilah negeri kami, negeri yang dinamakan negeri sejuta impian, hanya impian, mimpi yang tak kunjung terwujud tanpa ada usaha bersama untuk merubah. Namun kita tetap harus selalu optimis, suatu saat akan ada yang merubah kaleidoskop kehidupan negeri kita ini, dan bangkit dari cerita yang awalnya hanya menjadi mimpi, kemudian menjadi perjalanan kehidupan negeri yang indah, adil, makmur, dan sejahtera atas aksi nyata kita. Ya, aksi nyata itu timbul dari kita, yaitu diri kita sendiri, mulailah dari niat tulus dan yakin seyakin-yakinnya bahwa negeri ini pasti akan berubah manjadi lebih baik di mata dunia.